Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,yaa benar saya begitu mendambakan sifat dewasa kamu mendambakan ketangguhan kamu,mendambakan sifat kepemimpinan yang kamu punya.
Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,saya benar benar
semakin mendambakan kamu. Saya semakin mengagumi kamu,semakin ingin
memiliki kamu. Tapi apa daya perasaan ini hanya saya pendam begitu saja.
Saya mengagumi sifat kamu dari kejauhan.
Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,saya benar benar ingin
memiliki kamu. Saya coba mendekatimu perlahan lahan,saya coba dekati
sifatmu,kehidupanmu,dan semuanya. Tapi saat itu kamu sedang ada yang
memiliki. Ya benar.... saya menunggu kamu berakhir dengan wanita itu.
Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,saya benar-benar tidak
sedang bermimpi. Kamu mulai dekati saya dan mulai memasuki kehidupan
saya. Awal January tepat saya menunggu kamu pun berakhir... Ya kita
'pacaran'.
Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,sebulan belakangan
kamu mulai berubah dengan sifat egois kamu muncul. Sifat yang tidak bisa
saya mengerti, sifat memojok-mojokan saya pun muncul. Dan tepat satu
bulan 'pacaran' kamu memutuskan saya..
Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,jujur waktu itu hati saya benar benar merasakan sakit yang teramat. Saya benar
benar tidak bisa menggambarkan hancurnya hati saya pada saat itu.
Mungkin menurut saya sabar adalah kunci utama, ya menghadapi ini semua
adalah kesabaran.
Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,setelah kejadian itu
kamu mulai datang dan mulai masuk kembali ke kehidupan saya yang mulai
tenang ini. Kamu bilang kamu menyesal dengan semua kejadian sebelumnya,
kamu bilang kamu tidak akan mengulanginya lagi dimasa depan, kamu bilang
kamu masih inginkan aku. Ya sebenarnya masih terbesit rasa kecewa tapi
saya maafkan semua kesalahan yang kamu buat sebelumnya. Bodohnya saya....
Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya, saya tidak bisa
merasakan getar getar sayang seperti satu tahun lalu. saya tidak bisa
merasakan keinginan untuk memiliki kamu utuh. saya tidak bisa merasakan
lagi semua itu,semua yang terjadi satu tahun lalu. saya coba sabar
mungkin sifat jenuh saya ke kamu mulai saya rasakan tapi saya mulai
sabar. Mungkin 2 bulan sudah kesabaran saya hilang. Saya ingin kamu
pergi dari saya, saya ingin kamu tidak ada di hidup saya, ya saya
harapan sataun sebelumnya saya tidak terkabulkan sekarang.
Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya, mungkin
menunggu saya hanya dibayar 2 bulan oleh ini semua. Dan saya rasakan
teramat sangat PUAS. Tahu kenapa? Saya sudah bisa menilai kamu dalam
satu bulan, tanpa harus saya menunggu kamu satu tahun. Satu bulan juga
saya memaafkan kamu,dan dibarengi oleh sifat jenuh saya. Ya saya jenuh
karena satu tahun,hanya dihargai dua bulan oleh kamu. CUKUP...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar