Rabu, 30 Januari 2013

Street of By Pass

......"

"neng,neng"...

"ada apa bu?"..

"neng,bisa liat saya?"

Mampus Gueeee. Lupa gue pura-pura ga bisa liat, terlanjur basah nih ah. TERPAKSAAAAA!. Abis penampilannya kaya ibu-ibu asli bukan kaya hantu sih.

"iya,ada apa bu?saya buru-buru ini"

"neng,neng jangan pergi dulu"

langsung aja gue langsung pergi dari tempat itu,dan kebetulan gue naik motor jadi bisa cepet-cepet ngundarin tuh hantu ibu-ibunya.ya saat mengendarai motor didaerah By pass pun gue banyak ngeliat manusia yang hancur karena tabrakan, atau kuntilanak yang sedang berayunan di pohon. jujur gue juga ngeri melihat mereka. Ya karena semua maunya gue,gue abain mereka semua. gue pura-pura ga bisa meliat mereka. Ya sedang asik-asiknya gue nyetir motor,dibelakang gue ada ibu-ibu yang tadi udah ad dibelakang gue. paling sebel tuh sama hantu yang tiba-tiba muncul didepan mata gue. Untung aja gue ga jatoh ke jalanan.

"neng,neng"...

"dengerin ibu dulu neng.."

"iya iya deh ibu sekarang mau ngomong apa?"

"ibu ditempat tadi udah 50tahun neng,ibu meninggal karena serangan jantung yang disebabkan oleh maling-maling yang masuk kerumah ibu waktu itu"

pantesan nih ibu-ibu diliat liat mukanya biru gitu deh kayanya akibat waktu meninggal beliau.
"Ibu sedang mencari anak ibu neng,neng bisa tolongin?"...
"aduh bu,maaf sekali ya bu. bener-bener minta maaf. Saya ga bisa nyari anak ibu, ibu saja yang sudah 50 tahun ibu ga bisa nemuin anak ibu. apalagi ibu tau sendiri kan saya baru datengin tempat ini aja baru sekarang.
"iya iya neng,maaf ya kalo ibu ganggu kamu neng"
"iya gapapa bu"
Waktu gue liat ke spion tuh ibu memang udah ga ada dibelakang gue lagi. Jujur hal ini baru pertama kali gue interaksi sama 'mereka' takut banget awalnya. Ada bau-bau yang jujur ga enak buat dihirup kaya au amis dan sesuatu yang mungkin bagi kalian itu jijik. dan sekarang gue mau jaga jarak dengan 'mereka'

1th years before

Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,yaa benar saya begitu mendambakan sifat dewasa kamu mendambakan ketangguhan kamu,mendambakan sifat kepemimpinan yang kamu punya.

Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,saya benar benar semakin mendambakan kamu. Saya semakin mengagumi kamu,semakin ingin memiliki kamu. Tapi apa daya perasaan ini hanya saya pendam begitu saja. Saya mengagumi sifat kamu dari kejauhan.

Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,saya benar benar ingin memiliki kamu. Saya coba mendekatimu perlahan lahan,saya coba dekati sifatmu,kehidupanmu,dan semuanya. Tapi saat itu kamu sedang ada yang memiliki. Ya benar.... saya menunggu kamu berakhir dengan wanita itu.

 

Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,saya benar-benar tidak sedang bermimpi. Kamu mulai dekati saya dan mulai memasuki kehidupan saya. Awal January tepat saya menunggu kamu pun berakhir... Ya kita 'pacaran'.

Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,sebulan belakangan kamu mulai berubah dengan sifat egois kamu muncul. Sifat yang tidak bisa saya mengerti, sifat memojok-mojokan saya pun muncul. Dan tepat satu bulan 'pacaran' kamu memutuskan saya..

Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,jujur waktu itu hati saya benar benar merasakan sakit yang teramat. Saya benar benar tidak bisa menggambarkan hancurnya hati saya pada saat itu. Mungkin menurut saya sabar adalah kunci utama, ya menghadapi ini semua adalah kesabaran.

Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya,setelah kejadian itu kamu mulai datang dan mulai masuk kembali ke kehidupan saya yang mulai tenang ini. Kamu bilang kamu menyesal dengan semua kejadian sebelumnya, kamu bilang kamu tidak akan mengulanginya lagi dimasa depan, kamu bilang kamu masih inginkan aku. Ya sebenarnya masih terbesit rasa kecewa tapi saya maafkan semua kesalahan yang kamu buat sebelumnya. Bodohnya saya....

Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya, saya tidak bisa merasakan getar getar sayang seperti satu tahun lalu. saya tidak bisa merasakan keinginan untuk memiliki kamu utuh. saya tidak bisa merasakan lagi semua itu,semua yang terjadi satu tahun lalu. saya coba sabar mungkin sifat jenuh saya ke kamu mulai saya rasakan tapi saya mulai sabar. Mungkin 2 bulan sudah kesabaran saya hilang. Saya ingin kamu pergi dari saya, saya ingin kamu tidak ada di hidup saya, ya saya harapan sataun sebelumnya saya tidak terkabulkan sekarang.

Saat saya mengenal kamu setahun sebelumnya, mungkin menunggu saya hanya dibayar 2 bulan oleh ini semua. Dan saya rasakan teramat sangat PUAS. Tahu kenapa? Saya sudah bisa menilai kamu dalam satu bulan, tanpa harus saya menunggu kamu satu tahun. Satu bulan juga saya memaafkan kamu,dan dibarengi oleh sifat jenuh saya. Ya saya jenuh karena satu tahun,hanya dihargai dua bulan oleh kamu. CUKUP...


Bahagia


Seharian duduk termenung tanpa tujuan itu sangat melelahkan ternyata,aku yang sejak tadi memperhatikan gerak gerik yang tidak biasa ia lakukan. Ia biasanya tertawa lepas tanpa menghiraukan mata mata sinis yang melihatnya. Ya benar, sahabat ku hari ini sedang sedih hatinya. Walaupun ia menyembunyikan wajah sedihnya dengan tawaan kecil yang terlihat sangat tidak ikhlas itu. Dia benar benar sahabat ku yang luar biasa, Sinar namanya. Dia sangat rapih menyembunyikan perasaan sedihnya begitu rapih. Hingga aku sadar pada akhir pelajaran sekolah selesai. Dia awalnya tidak mau mengakui kesedihannya , hingga aku mendesaknya untuk mengakuinya. Ya benar saja dia sedang dilanda kesedihan yang mendalam, ya aku bisa merasaknnya saat itu. Muka tertekuk oleh cemberutnya,yang biasanya dihiasi oleh cengiran cengiran nakal. Mata yang dihiasi oleh air disekitarnya yang biasanya mata yang selalu hampir hilang pada saat tawa tawanya. Semakin penasaran aku mengintrogasinya dengan pertanyaan-pertanyaan konyol. Ya terang saja dia menangis sejadi-jadinya. Dia sangat sedih. Ya sangat sangat sedih menurut aku. Aku bisa rasakan itu. Saat itu aku hanya bisa menahan rasa ingin tahu saya sampai Sinar mengakhiri tangisannya. Benar saja dia diputuskan oleh pacarnya tanpa sebuah alasan yang benar-benar jelas. Dia ditinggalkan begitu saja,di acuhkan begitu saja,di diamkan begitu saja. Padahal ia merasa tidak berbuat salah, apalagi selingkuh. Nyatanya?cowo yang meninggalkan sinar sudah bisa dekat dengan cewe lainnya,dan bahkan tidak menghiraukan sinta yang masih bingung dengan akhir perjalanan cinta mereka. Tapi anehnya? Sinta bisa menerima itu semua dengan cepat,dengan ikhlas,dan dengan sabar, dia bilang bahwa orang yang dia sangat sayangi bahagia ia pun akan ikut bahagia walaupun dia sudah tidak bersama sang pujaan hatinya. Benar benar cinta itu. Cinta itu sunggu rumit bagi aku. Dari sepenggal  carita itu aku bisa sampaikan bahwa:

Bahagia itu bisa datang dari mereka yang merasa sedang sedih hatinya……

Bahagia juga bisa ada kalo ada orang yang kita sayang ada di sebelah kita….

Bahagia itu kadang juga bisa ngebuat hati kita sangat sakit… mau tau kenapa?  karena orang yang kita sayang bahagia bersama yang lain….

Bahagia bahagia bahagia kenapa kau sangat indah dan begitu menyakitkan….

My Profile

My Low Profile
 Ini adalah blog pertama saya, dan saya akan berbagi cerita banyak disini. lets read my blog.:)